Menjadi Seorang Peramal dengan Ilmu Meramal, Bisakah?

Pada dasarnya hidup adalah misteri tuhan. Siapapun tidak akan tau apa yang akan terjadi besok. Namun saat ini nampaknya ilmu meramal kembali marak di tengah masyarakat. Hal ini tidak sepenuhnya akurat. Karena manusia hanya bisa berencana semua adalah ketentuan Tuhan.

Belajar Ilmu Meramal Kejadian Sekitar

Sebenarnya setiap orang bisa saja menebak kejadian yang belum terjadi. Ini bisa juga dinamakan firasat, terkadang benar bisa juga salah. Namun ada caranya, tidak semuanya benar-benar berasal dari kemampuan alamiah dari lahir. Ilmu pengetahuannya pun beragam, beriku penjelasannya.

  1.     Belajar Ilmu Mitologi

Salah satu pedoman belajar ilmu meramal dengan cakap bisa dimulai dari belajar ilmu mitologi. Ilmu satu ini merupakan mengenai latar belakang kisah-kisah zaman dahulu, mitos-mitos kepercayaan mengenai bagaimana dunia ini bisa terbentuk. Kebanyakan terkait dengan cerita legenda rakyat.

Ilmu meramal dengan menggunakan dasar mitologi adalah berdasarkan kisah suci, landasan kejadian dan sumber-sumbernya. Jadi selain lebih sensitif Anda juga akan mulai memahami perihal kepercayaan mitologi yang berhubungan erat dengan sejarah-sejarah kehidupan manusia. Tidak ada salahnya dicoba.

  1.     Belajar Simbol-Simbol

Mengasah kemampuan agar lebih sensitif melihat simbol-simbol, tanda serta kejadian yang ada di sekitar juga bisa memberikan Anda kemampuan menebak alur cerita. Walaupun tidak sepenuhnya benar dan bisa dipercaya namun secara tidak langsung Anda sudah mempelajari ilmu baru.

Yakni melihat bagaimana orang bersikap dalam kebiasaan dan pola pikirnya bisa mempengaruhi pengambilan keputusan dan kejadian di hari esok. Sederhananya apa yang ditanam orang tersebut di saat ini maka akan dituai atau panen kemudian hari. Sama seperti petuah zaman dahulu.

  1.     Menggunakan Ilmu Meramal

Selanjutnya, Anda juga bisa melakukannya dengan belajar berbagai ilmu mengenai cara meramal dengan tepat dan akurat. Diantaranya adalah melalui garis tangan, numerologi, kartu dan masih banyak lagi. Namun mempertajam indera  lebih sensitif turut mempengaruhi kemampuan ilmu meramal.

Semuanya tergantung dengan diri Anda sendiri. Kesimpulan bisa diambil, semua orang bisa menjadi peramal. Tinggal ada atau tidaknya kemauan untuk belajar lebih keras lagi, namun ada baiknya Anda juga tidak sepenuhnya percaya karena tetap saja kehidupan di masa depan hanya Tuhan yang tau.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

css.php
Skip to toolbar